Sertifikasi Guru

Universitas Negeri Malang merupakan salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk sebagai pelaksana sertifikasi guru. Pelaksanaan penilaian sertifikasi guru pada tahun ini dilaksanakan mulai tanggal 19 Juni sampai dengan 18 Juli 2009 setelah sebelumnya semua berkas dari dinas kabupaten/kota diterima oleh Panitia Sertifikasi Guru. Kabupaten/kota yang menjadi wewenang PSG Rayon 15 Universitas Negeri Malang tahun ini yang terdiri dari 11 kabupaten/kota antara lain Kabupaten Madiun kuota 1343 , Kabupaten Ngawi kuota 697 , Kabupaten Magetan kuota 697, Kabupaten Ponorogo kuota 1020, Kabupaten Pacitan 792, Kabupaten Trenggalek 1209, Kabupaten Pasuruan 1897, Kota Malang 1047, Kota Madiun kuota 381, Kota Pasuruan kuota 158, Kota Batu kuota 241, total kuota 9756,-

Jumlah kuota sertifikasi kabupaten/kota yang menjadi wewenang PSG Rayon 15 UM menyusut hal ini dikarenakan beberapa kabupaten/kota yang sebelumnya meruapakan wewenang PSG rayon 15 UM bergabung dengan PSG lain, Seperti PSG Universitas Muhamadiyah Malang, PSG Universitas Nusantara PGRI Kediri dan PSG Universitas Negeri Jember.

Pada tahun ini Universitas Muhamadiyah Malang juga mempunyai kewenangan untuk melaksanakan sertifikasi guru yang meliputi kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar. Sedangkan peserta sertifikasi dari Kabupaten Kediri, Kota Kediri dan Kabupaten Tulungagung menjadi kewenangan dari PSG Universitas Nusantara PGRI Kediri. PSG Universitas Negeri Jember mempunyai kewenangan peserta sertifikasi guru dari Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Pengumuman hasil penilaian sertifikasi guru melalui portofolio pada PSG Rayon 15 Universitas Negeri Malang direncanakan pada awal Bulan Agustus tahun 2009.

 

Penilaian sertifikasi guru meliputi 10 komponen antara lain :

  1. Kualifikasi Akademik
  2. Pendidikan dan Pelatihan
  3. Pengalaman Mengajar
  4. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran 
  5. Penilaian dari Atasan dan Pengawas
  6. Prestasi Akademik
  7. Karya Pengembangan Profesi
  8. Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah
  9. Pengalaman Menjadi Pengurus Organisasi di Bidang Kependidikan dan Sosial
  10. Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan.

Menurut beberapa sumber di PSG Rayon 15 UM, penyebab tidak lulus/gagalnya peserta sertifikasi guru periode sebelumnya, pada umumnya disebabkan oleh nilai komponen yang ke empat yaitu komponen penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan komponen yang menggambarkan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru, dapat dilihat bagaimana guru melaksanakan proses pembelajaran, melaksanakan evaluasi, serta tindak lanjut dari proses tersebut. RPP seharusnya memuat indikator/tujuan, materi, metode/pendekatan, evaluasi pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk belajar, sehinnga disamping hasil dari pembelajaran tersebut yang terpenting lagi adalah bagaimaana proses penanaman konsep pembelajaran.Dengan kata lain RPP merupakan salah satu tolok ukur kompetensi guru dalam proses pembelajaran.

 

Untuk melihat hasil pengumuman sertifikasi guru rayon 15 tahun 2009  silahkan kunjungi http://psg15.um.ac.id atau klik di sini

 

“Info” Posting terbaru Lomba Siswa Teladan/Sipres SD/MI Tingkat Kab. Pasuruan klik di sini.

 

By Abdul Azis Guru SDN Anondosari 4 Kec. Tutur Kab. Pasuruan

Sumber : PSG Rayon 15 UM  2009.